KPU Kabupaten Malang Fasilitasi Hak Politik Penyandang Disabilitas

Home / Berita / KPU Kabupaten Malang Fasilitasi Hak Politik Penyandang Disabilitas
KPU Kabupaten Malang Fasilitasi Hak Politik Penyandang Disabilitas Ketua KPU Kabupaten Malang, Santoko. (FOTO: AJP/TIMES Indonesia)

TIMESBANGKABELITUNG, MALANG – Komisi Pemilihan Umum (KPUKabupaten Malang menjamin hak politik kaum disabilitas dengan fasilitas kemudahan memberikan suara saat Pilgub Jatim 2018 dan Pemilu 2019 mendatang.

Ketua KPU Kabupaten Malang, Santoko mengatakan, kaum disabilitas mempunyai hak pilih yang sama dengan masyarakat umum. Untuk itu, negara dalam hal ini penyelenggara pemilu, yakni KPU wajib menjamin hak politik mereka. 

Selain itu, Santoko menjelaskan, dalam teknis penyelenggaraan pemilu, memang sudah diamanatkan untuk melibatkan kaum disabilitas.

"Dalam hal ini nantinya KPU atau melalui melalui Petugas Pemilih Kecamatan (PPK) dan Petugas Pemungutan Suara (PPS) harus dan wajib membantu,” katanya, Jumat (4/5/2018).

Pemilih disabilitas memang menjadi salah satu prioritas sasaran KPU Kabupaten Malang. Hal ini didasarkan jumlah pemilih disabilitas terbilang besar. 

Berdasarkan data yang dihimpun TIMES Indonesia, ada sebanyak 50.063 pemilih disabilitas yang terdaftar dalam daftar pemilih tetap untuk Pilgub Jatim pada 27 Juni 2018 mendatang. Mereka terdiri atas 18.190 tuna daksa, 8.132 tuna netra, 9.108 tuna rungu, 8.751 tuna grahita, dan 5.882 penyandang disabilitas lainnya.

Santoko menambahkan, saat ini KPU Kabupaten Malang memang masih menyisakan dua jadwal kegiatam dalam program sosialisasi berbasis anggaran yakni kepada segmen disabilitas dan komunitas pecinta burung.

"Tapi sosialisasi non budgeter tetap kami laksanakan bersama komponen masyarakat, bahkan dalam volume lebih banyak sampai menjelang Pilgub 27 Juni 2018 nanti," ujarnya.

Sementara untuk sosialisasi dihadapan komunitas disabilitas, menurut  Santoko, memang masih belum ditentukan tempat dan waktunya. Namun dengan komunitas pecinta burung direncanakan di Turen pada 13 Mei mendatang dengan format kompetisi KPU Cup.

Sosialisasi kepada kaum disabilitas, menurut Santoko juga penting, selain sebagai pemenuhan hak politik warga negara, ini dilakukan agar partisipasi politik juga meningkat. Untuk Pilgub Jatim 2018KPU Kabupaten Malang menargetkan tingkat partisipasi politik mencapai 77,5 persen. (*)

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com